Pertahankan Atau Buang?
Lagi, belanja gila-gilaan di bursa transfer musim panas membuat The Blues hadapi sejumlah keputusan besar terhadap deretan pemain bintang mereka.
Chelsea menghadapi masalah besar seiring bursa transfer menuju penutupan. Musim panas yang tak terduga membuat pelatih kepala Enzo Maresca menghadapi skuad yang terlampau gemuk saat musim telah berjalan, dan tambahan pemain lebih lanjut terus berjalan seiring masuknya Joao Felix senilai £46 juta, dan kemungkinan Victor Osimhen.
The Blues diejek lantaran memiliki lebih dari 40 pemain di skuad mereka. Walaupun banyak dari mereka jelas tidak masuk tim utama, ada rasa urgensi untuk mengeluarkan siapa pun yang tak diinginkan seiring bursa transfer rampung pada 30 Agustus.
Conor Gallagher dan Romelu Lukaku akhirnya menyelesaikan transfer yang berlarut-larut, masing-masing ke Atletico Madrid dan Napoli. Namun, masih ada hampir selusin pemain terpinggirkan di skuad Maresca, yang masa depannya masih serba tak pasti.
BACA JUGA : Arsenal Diminta untuk Datangkan N'Golo Kante Ketimbang Mikel Merino
Beberapa Pemain Beban Chelsea Yang Masa Depannya Perlu 'Diadili' Sebelum Bursa Transfer Ditutup
Kepa Arrizabalaga
Prediksi Bursa Bola - Pernah jadi pemain yang direkrut senilai £72 juta dari Athletic Bilbao, Kepa hampir tidak pernah lagi jadi pemain inti di Stamford Bridge enam tahun kemudian. Peminjaman ke Real Madrid - yang membutuhkan pelapis atas cederanya Thibaut Courtois musim lalu, nyatanya tak terbukti untuk menjadi batu loncatan yang dibutuhkan kariernya seturut dirinya kalah bersaing dengan Andriy Lunin.
Seiring bursa transfer akan berakhir, Kepa mendapati dirinya terkungkung dalam ketidakpastian di Chelsea. The Blues memang tidak diberkahi dengan banyaknya kiper berkualitas, tapi masa dia sudah berakhir. Mereka pasti akan berusaha mendapatkan kembali sesuatu dari kiper 29 tahun itu.
Cesare Casadei
Ketika Chelsea mengangkut Cesare Casadei dari akademi Inter pada 2022 dengan nilai transfer yang dianggap mahal, yakni £13 juta, sang gelandang sempat dipandang sebagai calon superstar. Kendati begitu, dia belum berkembang sebagaimana harapan klub setelah menjalani peminjaman yang jauh dari kata spektakuler bersama klub Championship Reading dan yang terbaru dengan Leicester City.
The Blues sudah kelebihan muatan di lini tengah, jadi sulit melihat Casadei mendapatkan menit bermain untuk membangun performa yang dibutuhkan demi masuk ke tim inti. Youngster lainnya yang mungkin harus mereka korbankan, meskipun peminjaman untuk terakhir kalinya masih terdengar masuk akal.
Trevoh Chalobah
Sungguh memalukan perlakuan Chelsea terhadap jebolan akademi mereka Trevoh Chalobah. Kendati jadi salah satu performer paling konsisten di paruh kedua musim lalu, dia diabaikan dalam tur pramusim dan telah dikeluarkan dari tim utama seiring klub berusaha untuk mendepaknya.
Meski banyak fans ingin dia bertahan - terutama dengan minimnya kualitas terbaik di sektor bek tengah - rasanya tidak ada jalan kembali ke Stamford Bridge, dan sejujurnya dia pantas mendapatkan yang jauh lebih baik. Dalam dunia fantasi yang ideal, Chalobah harusnya dipertahankan, dengan bek mereka yang berkinerja buruk lainnya dijual sebagai gantinya.
Ben Chilwell
Salah satu pemain terlama di klub, karier Ben Chilwell di Chelsea tampaknya akan berakhir menyedihkan seiring hirarki klub mengambil risiko yang mendukung manajer dalam pernyatannya bahwa sang bek tidak cocok dengan sistemnya. Secara brutal, Maresca baru-baru ini mengakui: "Dengan Chilly sudah sangat jelas, meskipun saya mencintai gaya dia, masalahnya adalah, dia sedikit kesulitan menemukan posisi yang tepat. Saya perlu untuk membuat keputusan dan mungkin lebih baik pergi saja agar mendapat menit bermain."
Catatan kebugaran pemain internasional Inggris itu memang merugikannya, sebagaimana juga gajinya di tengah struktur baru klub. Namun, para pembuat keputusan di Chelsea pun harus berhati-hati dalam melepas sedikit pengalaman yang tersisa di skuad. Hanya saja, tekad Maresca sudah bulat. Mengingat Chilwell rentan cedera, mungkin yang terbaik adalah mengalihkan gajinya ke pemain lain.
Carney Chukwuemeka
Salah satu dari banyak pemain Chelsea yang kurang beruntung dengan kebugarannya, Carney Chukwuemeka mendapati dirinya terpinggirkan dari tim utama seiring musim telah berlangsung. Jalannya cukup terhambat dengan hadirnya pemain seperti Enzo Fernandez, Christopher Nkunku dan Kieran Dewsbury-Hall yang berada di depan dia. Tapi di usia 20, dia berada di titik krusial dalam perkembangannya di mana dia perlu bermain secara reguler.
Chukwuemeka ditepikan dari skuad saat mengalami kekalahan dari Man City di laga pembuka Liga Primer, dan Maresca mengatakan: "Masalahnya adalah, karena sejumlah cedera di masa lalu, saya kira yang terbaik bagi dia adalah memainkan 30 atau 35 laga secara beruntun. Bersama kami, apakah dia akan memainkan 35 laga? Saya tidak yakin." Peminjaman ke klub Liga Primer yang bisa memberi dia kesempatan itu akan jadi pilihan yang paling masuk akal saat ini. Crystal Palace dan Barcelona berada di antara mereka yang dikaitkan dengan sang gelandang.
Angelo Gabriel
Chelsea terus menimbun winger di musim panas ini, yang kian mendorong pemain terlupakan Angelo Gabriel ke pinggiran kendati faktanya dia baru saja bergabung ke klub di musim panas lalu dengan nilai £13 juta dari Santos.
Meskipun dia menikmati masa peminjaman yang terbilang lumayan bersama Strassbourg musim lalu, kedatangan Felix mendorongnya semakin jauh ke bawah dalam urutan pilihan. Kemudian, tentu saja masalah kecil mengintai mengenai youngster Estevao Willian dan Kendry Paez yang bergabung pada 2025. Mungkin lebih baik jika pemuda 19 tahun itu menjajal keburuntungannya di tempat lain dalam apa yang akan menjadi contoh pembelian dan penjualan yang dilakukan Chelsea terhadap talenta mereka secara impulsif.
Raheem Sterling
Pemain terakhir yang tampaknya ingin dipaksa enyah oleh Chelsea dengan menggunakan taktik yang agak curang, Raheem Sterling jelas siap memperjuangkan posisinya. Ditinggalkan dari skuad matchday saat kekalahan kontra City, sang winger dan perwakilannya mengeluarkan pernyataan keras yang menuntut kejelasan terkait posisinya dalam rencana Maresca segera setelah daftar pemain tersedia sekitar satu jam sebelum kick-off.
Meski begitu, Sterling berada di posisi yang tidak menguntungkan, dengan para petinggi klub dilaporkan mendukung "keputusan teknis" sang pelatih kepala yang menepikannya walaupun memainkan dia secara reguler dalam pramusim. Gaji pemain 29 tahun itu yang dilaporkan mencapai £325 ribu per pekan menjadi hambatan besar untuk menjualnya dan dia tidak ingin hengkang di tengah banyaknya wajah baru yang datang untuk menggantikan posisinya. Jadi, sekarang dia berisiko dibekukan setelah melakukan speak up.
Ini adalah situasi yang kompleks. Tapi pemain Inggris itu selalu berjuang keras di Stamford Bridge, tidak pernah menyentuh puncaknya seperti yang dilakukannya di Man City, dan mengingat situasi tersebut, yang terbaik baginya adalah memutus hubungan.








Komentar
Posting Komentar